Tokoh Muda Nahdlatul Ulama Bela Kabareskrim Polri

Riki Setiawan
28/11/2022, 15:54 WIB
Last Updated 2022-11-28T08:55:00Z
MEDAN - Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU), Umar Syadat Hasibuan, sentil Geng Sambo di Twitter dengan sebutan pembunuh dan tak pantas dipercaya.

"Saya sih percaya dengan Kabareskrim. Wong Sambo jelas2 pembunuh dan gengnya jelas2 terlibat pembunuhan jhosua. Goblok sj orang yg percaya sama Sambo dan gengnya," tulis Umar Syadat Hasibuan sebagaimana dikutip dari twitternya @umarhasibuan757.

Saat dikonfirmasi, Minggu (27/11/2022), mantan Staf Khusus Mendagri Gamawan Fauzi dan Mantan Aktivis PB PMII ini mengaku tidak keberatan jika cuitannya di Twitter yang menyebut Sambo sebagai pembunuh dan Geng Sambo terlibat dalam pembunuhan, dipublikasikan.

Di cuitannya tersebut, Umar juga memberi dukungan terhadap Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto. Bahkan menyebut goblok jika ada orang yang percaya dengan pembunuh.

Sebelumnya, viral video Ismail Bolong yang dipaksa Hendra Kurniawan untuk membuat pengakuan memberi suap Rp6 miliar ke Kabareskrim. Video tersebut kemudian diklarifikasi oleh Ismail Bolong dan ia mengaku dipaksa Hendra Kurniawan yang saat itu menjabat sebagai Karopaminal Divpropam Mabes Polri.

Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto sebelumnya menjelaskan bahwa video Ismail Bolong tersebut sudah lama ia ketahui dan sengaja dibuat untuk niatan yang tidak baik.

TrendingMore