Berita

Gubsu Edy Rahmayadi Prihatin Jamaah Shalat tidak Pakai Masker, Ada yang Cipika Cipiki

Riki Setiawan
29/03/2021, 13:35 WIB
Last Updated 2021-04-03T17:54:46Z

MEDAN - Gubsu Edy Rahmayadi, mengungkapkan keprihatinnya melihat sikap masyarakat yang belum juga patuh terhadap protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Diantaranya para jamaah yang tidak memakai masker, saat melaksanakan shalat berjamaah di masjid.

Rasa prihatin itu, disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, Senin (29/3). Yakni, saat dia menyampaikan sambutan pada kegiatan Doa Bersama Lintas Agama, yang dilaksanakan di pendopo rumah dinasnya.

Waktu itu, Edy Rahmayadi menyebutkan bahwa sampai saat ini belum ada obat yang dapat membunuh Covid-19. Sekalipun vaksinasi Covid-19 sudah dilakukan, namun hanya 65 persen efektif. Artinya, masih ada kemungkinan 35 persen lagi orang yang sudah divaksin, tertular Covid-19. ''Jadi protokol kesehatan harus benar-benar kita patuhi,'' katanya.

Namun kondisi sangat miris diceritakan Edy Rahmayadi, ditemuinya di salah satu masjid di Kota Medan. Dimana tidak ada satu orangpun yang melaksanakan shalat berjamaah memakai masker. Malah sudah pula melakukan salam dengan mencium pipi kiri dan pipi kanan.

''Saya kemarin shalat di satu masjid. Tida ada satu orangpun yang pakai masker. Malah sudah mulai pula cium pipi kiri cium pipi kanan. Saya sedih sekali melihatnya. Kok begini, ya,'' kata Edy Rahmayadi.

Untuk itulah, menurut Edy Rahmayadi, diperlukan peran semua pihak, termasuk tokoh agama, untuk melakukan sosialiasi tentang pentingnya kita disiplin terhadap Prokes. ''Bahwa masker merupakan satu-satunya 'obat' Covid-19 yang paling efektif saat ini,'' tambahnya.

TrendingMore