SBY Tak Jadi Nonton, Tantowi Acungi Jempol
Jumat, 23/5/2008
Bradley Kanaris/Getty Images
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Artikel Terkait:
  • Nonton Bareng AAC, SBY Menangis..
  • Duh...Album Presiden SBY pun Dibajak..

JAKARTA, KAMIS - Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akhirnya memilih untuk tidak hadir menyaksikan PPIA Konser Musik bertajuk United in Diversity di Ritz-Carlton Ballroom, Pasific Place, SCBD, Jakarta, Kamis malam, justru dinilai oleh Ketua Pelaksana PPIA Konser Musik, Tantowi Yahya, sebagai keputusan yang tepat.

"Pak SBY mengambil keputusan yang tepat. Dalam kondisi seperti ini, ia memilih untuk tidak hadir. Saya bukannya kecewa, malah justru bangga dan terharu dengan keputusan itu," ujar Tantowi seusai konser yang digelar oleh Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Amerika (PPIA) itu. "Pak SBY memilih mengorbankan hobinya, untuk tidak menyinggung perasaan rakyat," tambahnya.

Sedianya, Presiden SBY bersama istri, Ny Ani Yudhoyono berencana hadir untuk menyaksikan konser yang menampilkan kelompok Twilite Orchestra pimpinan Addie MS dan Paduan Suara PPIA, Paduan Suara Anak Indonesia (PSAI), dan pesinden dari Amerika, Karen Elizabeth Sekararum.

Dalam konser yang digelar untuk menjalin kesepahaman budaya dua negara melalui musik ini, hadir sejumlah seniman, pejabat dan tokoh negara seperti sutradara Nano Riantiarno dan isterinya artis Ratna Riantiarno, aktris Niniek L Karim yang juga dikenal sebagai dosen, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, dan mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas.

Selain membawakan sejumlah lagu daerah seperti lagu Ondel-ondel, Es Lilin, O Ina Ni Keke, Yamko Rambe Yamko, Rasa Sayange hingga Manuk Dadali, dibawakan pula lagu ciptaan Presiden SBY yang berjudul Rinduku Padamu. Lagu tersebut dibawakan Paduan Suara PPIA.

      
AAA
Posting Komentar Anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
 
POLLING
Banyaknya Selebritas Muda terjun ke dunia politik mengundang kontroversi. Sebut saja diantaranya, Saipul Jamil, Primus Yustisio, Wulan Guritno, Rachael Mariam. Sebagian pihak menilainya ini adalah akal-akalan partai untuk mendongkrak popularitas dan suara jelang pemilu. Sebagian lagi menilai sudah sepantasnya. Menurut Anda?
Pantas
Tidak Pantas