WIKIBERITA.COM-OTOMOTIF: Kualitas bahan bakar di Indonesia lagi-lagi menyebabkan sejumlah pabrikan sulit memboyong mobil berbahan bakar berstandar Euro IV.
Setelah BMW yang menolak untuk memasukkan X5 diesel dalam waktu dekat ini, kini giliran Peugeot yang kesulitan membawa varian mobil berbahan bakar solarnya ke Indonesia.
“Di negara asalnya model utama adalah yang berbahan bakar diesel dengan filter partikulat, dimana di Indonesia kebutuhan bahan bakar diesel dengan kandungan sulfur dibawah 300ppm belum tersedia,” kata Chief Executive Officer PT Astra International Peugeot, Constantinus Herlijoso, dalam surat elektroniknya yang diterima wikiberita, Rabu (1/7/2009).
Sebagai contoh, untuk Peugeot 3008, di Perancis, tersedia varian mesin diesel berkapasitas 2.0 Liter HDi turbo. Dengan teknologi mesin ini, mobil diklaim lebih bertenaga dan lebih hemat bahan bakar.
Oleh karena itu, dia pria yang akrab disapa Yoso ini berharap, pemerintah segera melakukan kebijakan untuk memenuhi bahan bakar diesel dengan kandungan sulfur yang rendah karena juga akan lebih baik terhadap lingkungan.